Kucing Bengal: Jenis, Sejarah dan Cara Merawat • MeowCitizen - Hi, selamat pagi bertemu lagi bersama situs info kucing terbaik pada kali ini kita akan menjelaskan hal mengenai seputar kucing terlengkap penyakit pada kucing dan obatnya lihat selengkapnya Kucing Bengal: Jenis, Sejarah dan Cara Merawat • MeowCitizen Supaya memperoleh pembahasan pembahasan lain nya yg tentu termahal, silahkan kunjungi blog
Kucing Bengal: Jenis, Sejarah dan Cara Merawat • MeowCitizen - Hi, selamat pagi bertemu lagi bersama situs info kucing terbaik sesi kali ini kita akan menjelaskan hal mengenai seputar kucing terlengkap Supaya memperoleh berita berita lain nya yg tentu terbaik, silahkan kunjungi blog seputarkucing18.blogspot.com
Kali ini, kita akan membahas jenis kucing yang agak lebih unik dari segi penampakan maupun sifatnya. Kucing yang satu ini memegang penampakan anggara bagai harimau alias cheetah.
Penampilannya yang eksotis dengan unik membuatnya dilirik bagi para pecinta kucing di sarwa alam meskipun faktanya, kucing ini belum begitu rentang waktu populer. Jenis kucing apakah yang dimaksud? Kucing tersebut ialah kucing Bengal.
Apa yang spesial dari kucing Bengal? Apakah awak sesuai dengan kucing ini? Ayo kita bahas!
Kalau awak tertarik dengan jenis kucing hutan leluhur Bengal, awak bisa membacanya disini
Sejarah

Pada awalnya, kucing Bengal belum terdefinisi menurut jelas. Saat itu hanya disebutkan persimpangan celah Kucing Leopard Asia dengan kucing domestik, pada warsa 1889. Hal itu diketahui dari buku Harrison Weir yang berjudul Our Cats and All About Them.
Selanjutnya, diketahui lagi persimpangan yang sama ditemukan di jurnal saintifik Belgia pada warsa 1924, dengan pada warsa 1941, sebentuk publikasi kucing Jepang menyetak artikel yang mengatakan tentang jenis kucing yang mirip dipelihara bagi seseorang.
Our Cats and All About Them
Kamu bisa belajar buku Harrison Weir disini
Pada era awal-awal ini, masih buram dengan belum terlalu dipublikasi secara luas tentang keberadaan kucing ini. Pengembangnya pun diketahui hanya mengembangbiakkannya pada satu engat dua generasi. Jean Mill merupakan alpa satu orang yang mencoba menyilangkan kucing dengan tujuan kucing domestik yang berbulu kucing liar.
Awal Era Modern Kucing Bengal

Jean Mill kembali berarti pada pengembangan kucing Bengal abad modern. Pada 1963, Mill menciptakan jenis kucing hasil persimpangan dari kucing domestik dengan seekor Kucing Leopard Asia anggara dengan berhasil mendokumentasikannya.
Meski begitu, jenis kucing Bengal belum begitu ditanggapi serius engat kaum waktu kedepan. Pada warsa 1970, Mill melanjutkan usaha developer biakannya dengan pada warsa 1975, dia mendapatkan sekumpulan kucing Bengal yang pernah dikembangbiakkan untuk diuji genetik di Universitas Loyola bagi Willard Centerwall. Sejak detik itu, kelompok asing lagi mulai mencoba mengembangbiakkannya.
Bengal akhirnya diakui bagi beragam ala registri. Secara kronologis, Bengal mendapatkan status diakui bagi TICA pada warsa 1991 sebagai championship, GCCF pada warsa 1997, FIFe pada warsa 1999, ACF pada warsa 1999 dengan yang belakang ialah CFA, baru-baru ini pada warsa 2016
Akronim diatas
TICA = The International Cat Association; GCCF = Governing Council of the Cat Fancy; FIFe = The Fédération Internationale Féline; ACF = Australian Cat Federation; CFA = Cat Fancier Association
Pada saat ini, jumlah developer Bengal pernah lebih berlimpah dibandingkan tahun 1992. Jumlah developer Bengal yang tercantum di TICA pada tahun 1992 ialah sekitar 125, dengan pada warsa 2019, yang terdaftar resmi berjumlah 1979. Meskipun jumlah tersebut bisa lebih berlimpah dari pengembang yang tidak sah terdaftar.
Penampilan

Memiliki genetik kucing liar, Bengal memegang bangun badan yang juga menyerupai dabat pemakan liar.
Secara keseluruhan tubuhnya, badan badung memegang badan yang besar dengan otot yang kencang. Pada belahan dalamnya, tulang kucing Bengal juga keras dengan kasar asian membantu keaktifannya. Berat badan Bengal dewasa ialah 4 kilogram dengan bisa mendapatkan 8 kilogram, dengan kucing Bengal jantan nisbi lebih besar ketimbang betinanya.
Tubuh Bengal hadir lebih besar dari kelihatannya. Hal ini disebabkan proporsi ototnya yang besar ditambah bagian-bagian tubuhnya bagai tangan,kaki, dengan ekornya yang berjarak dengan proporsi seimbang dengan langsing. Bentuk kepalanya agak lebar, hidung lebar, dengan mata yang tidak bulat sempurna, membeda-bedakan berbentuk bagai kedelai almond.
Bulunya yang berteriak “Aku Bengal!”
Ciri utama Bengal selain tubuhnya ialah bulunya. Malah, kejadian ini yang membuat dia menarik perhatian orang-orang yang melihatnya pertama kali. Bulunya memegang pola-pola bagai macan tutul maupun cheetah. Hal ini wajar, mengingat dia melambangkan hasil persimpangan dengan kucing Leopard Asia. Ada cermin apa sahaja pada bulu kucing Bengal?
Spotted

Pola corak tutul ini melambangkan cermin kucing Bengal yang paling dikenal dengan warna yang paling eminen ialah coklat. Meski terlihat mirip-mirip, namun warna figur tutul pada Bengal bisa bermacam-macam loh, bagai merah, coklat, hitam, abu-abu, rosetted (seperti bunga mawar) alias berawan (gradasi). Pola ini memegang berlimpah kemiripan dengan Leopard, pemakan di alam liar.
Marble

Marble merupakan jenis cermin dengan figur yang lebih besar. Berbeda dengan corak tutul sebelumnya, marble lebih memegang warna gelap yang menyeluruh dengan dominan di sarwa tubuhnya, dengan susunan yang minimal alias tidak ada pada belahan hitamnya. Pola marble pada Bengal sering diasosiasikan dengan cermin Tabby pada kucing lain.
Ragam Warna Kucing Bengal

Selain dari polanya, Bengal lagi memegang ragam warna berbeda sehingga mereka tidak hadir identik satu sama lainnya. TICA mengakui beberapa ragam warna Bengal bagai coklat, lynx point (warna pucat dengan susunan hitam di ujungnya), mink, sepia, dengan perak. Pola tubuhnya lagi diakui bagai lebih dahulu adalah Spotted dengan Marble.
Cashmere Bengal

Bengal biasanya memegang bulu yang nisbi cepak dengan tipis. Namun, ada jenis varian Bengal yang berbulu panjang. Hal ini disebabkan ada genetik resesif dari persimpangan kucing Bengal dengan kucing domestik lainnya di masa lalu. Jika kucing jantan dengan betina dari Bengal kawin, membayangkan bisa menciptakan anakan yang berbulu panjang, apabila salah satu badung memegang genetik resisf berbulu panjang.
Jenis Bengal berbulu berjarak belum diakui bagi beragam registri kucing. Tapi pada warsa 2013 membayangkan memegang status Preliminary New Breed oleh registri New Zealand Cat Fancy (NZCF) dengan nama jenis Cashmere Bengal.
Kucing Bengal tergolong kucing yang Hypoallergenic, yang berarti lebih sedikit menciptakan zat alergen. Hal ini membuatnya sesuai untuk orang yang alergi terhadap kucing alias bulunya.
Sifat Kucing Bengal

Kamu mungkin bisa menebak tingkah krida kucing Bengal melalui sejarah keturunannya dengan penampilannya. Ya, kucing Bengal melambangkan kucing yang amat berperan karena induk keturunannya yang melambangkan kucing liar, tepatnya kucing Leopard Asia.
Lain halnya dengan kucing domestik lainnya, kucing Bengal amat enerjik dengan tidak bisa diam. Mereka selalu mencari-cari aksi yang bisa menarik perhatian mereka.
Salah satu tingkah lakunya ialah berlarian dengan cepat kesana-kemari, daki objek-objek yang membayangkan anggap bisa dipanjat, serta melompat-lompat. Oh, krusial diperhatikan, Bengal dapat berkinja-kinja dengan amat tinggi karena postur tubuhnya.
Saking lincahnya Bengal, dia dapat berkinja-kinja sejajar 3 kali berjarak tubuhnya dengan mudah dari posisi diam!
Lucunya, Bengal lagi bukan kucing yang penakut. Dia akan senang mengejar-ngejar bahan maupun dabat aneh manapun, selama mereka tertarik. Bengal lagi tidak bimbang terhadap air, malah membayangkan cuek saja layaknya tidak berada ditempat basah.
Si Liar yang Cerdas

Kucing Bengal melambangkan alpa satu kucing yang paling cerdas diantara jenis kucing lainnya, teperlus Angora dengan Maine Coon. Mereka sangat penasaran dengan sekitarnya, tidak serau membayangkan sering mengikuti hal yang menarik perhatian membayangkan dengan kadang membawa objek-objek yang mereka anggap menarik dengan mulutnya.
Kecerdasannya ini membuat Bengal bisa dilatih untuk beragam ala hal. Tidak sekadar menggunakan toilet, Bengal lagi bisa dilatih untuk beragam trik kucing, maupun dilatih mudah-mudahan dia mau diajak lancong dengan badan diikat layaknya mengajak lancong anjing.

Meskipun kedengarannya anggara dengan ‘rusuh’, kucing Bengal melambangkan kucing yang sangat penyayang dengan jinak terhadap pemiliknya. Mereka tidak takut terhadap orang baru dengan mau diajak bermain. Bengal lagi punya kebiasaan mengikuti pemiliknya dengan membuat onar didepan pemiliknya karena membayangkan ingin diperhatikan.
Kesehatan dan Isu Genetik

Kucing Bengal umumnya tergolong kucing yang sehat, dengan ekspektasi umur Bengal yang tidak berbeda jauh dengan kucing domestik lainnya yaitu kurang lebih berkisar dari 14 engat 16 tahun.
Meskipun Bengal tergolong sehat, terlebih dengan gaya hidupnya yang sangat aktif engat kemungkinan obesitasnya lebih kecil, Bengal memiliki beberapa akibat genetik. Risiko genetik apa sahaja yang mungkin menyerang sang Bengal?
Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM)
HCM merupakan isu yang terdapat di beragam jenis kucing, namun pada Bengal HCM melambangkan alpa satu kekhawatiran utama. HCM merupakan penyakit dimana urat jantung menjadi kasar menurut abnormal. Hal ini membuat jantung kucing lebih alot untuk memompa darah. Untuk mencegah dengan merawat isu ini, sebaiknya dilakukan tes jantung terhadap kucing paling tidak sekitar setahun sekali bagi cardiologist hewan.
Bengal Progressive Retinal Atrophy (PRA-b)
PRA-b merupakan isu genetik dimana isu ini bisa melahirkan retina mata pada Bengal arung kerusakan pada penglihatannya. Sel yang rusak ada sel yang menangkap cahaya di belakang retinanya dengan akan mengurangi kemampuan menglihat sang Bengal dengan akibat hingga mengalami kebutaan.Semua orang yang memelihara Bengal disarankan menjalani tes isu ini, karena tes ini melambangkan tes yang tidak mahal, tidak invasif, dengan mudah dilakukan.
Erythrocyte Pyruvate Kinase Deficiency (PK-deficiency)
PK deficiency melambangkan anemia hemolitik yang diturunkan. Gejala Bengal menderita isu ini ialah kurangnya energi sang kucing, beban badan yang berkurang, warna kulit dengan mata yang memudar, dengan pembesaran perut. Isu ini bisa diketahui lebih awal dengan tes medikal eksklusif pada vet.
Perlu dicatat, isu tersebut BUKAN isu yang PASTI melantas kucing Bengal, sekadar akibat genetik yang paling memungkinkan untuk melantas sang Bengal jika ada.
Cara Merawat Bengal

Dalam merawat Bengal, ada kaum poin yang harus diperhatikan secara khusus untuk jenis kucing yang satu ini. Hal tersebut dikarenakan ciri khasnya yang unik dengan dia tidak begitu luwes karena alasan tertentu. Apa sahaja yang harus diperhatikan?
Nutrisi
Bengal melambangkan kucing yang amat aktif, dengan struktur badan naturalnya yang langsing serta berotot. Hal ini mengharuskan awak untuk memberi bersiar-siar dengan jumlah yang lebih berlimpah untuk membantu kalorinya, serta nutrisi yang baik untuk menjaga ototnya.
Bengal disarankan untuk diberi bersiar-siar incaran yang mengandung kemampuan daging lebih berlimpah dengan protein yang lebih banyak. Kalau bisa seimbangkan incaran kering dengan incaran basah.
Grooming dan Kuku
Kucing Bengal berbulu tipis, namun ajek sahaja memegang bulu. Kamu memang tidak krusial mengurusi bulu dia bagai kucing Persia ataupun Angora, namun awak harus ajek menyisiri tubuhnya paling tidak seminggu sekali karena barangkali sahaja ulahnya yang bandel membuat tubuhnya kotor dengan berdebu.
Alangkah baiknya awak melatas kukunya, namun jangan terlalu pendek, ujungnya saja. Karena dia ketika bermain suka menurut naluri dengan tidak sadar mencakar, dengan tentu sahaja barangkali bisa menyakiti keluarga pemiliknya atau dabat peliharaan lainnya
Bukan Kucing Indoor!
Ini yang membuat awak harus berpikir dua kali untuk mengambil Bengal. Mereka bukan kucing indoor sejati. Mereka memegang tingkah krida yang sangat aktif, dengan jangan kaget jika membayangkan memporak-porandakan rumahmu. Jika space rumah awak terlalu sempit dengan bilik geraknya terbatas, sang Bengal bisa merasa kurang nyaman.
Kamu harus memegang tempat outdoor yang aman untuk sang Bengal mudah-mudahan dia bisa melakukan aktivitasnya bagai berlarian, melompat, memanjat, dan mengikuti intuisi anggara lainnya. Jika lingkungan awak agak mengkhawatirkan, alangkah baiknya awak menyediakan alat tersebut dirumah kamu.

Bengal Butuh Teman dengan Interaksi dari Pemiliknya
Bengal merupakan kucing cerdas yang menyukai hubungan sosial. Kamu sebaiknya memelihara kucing asing sebagai temannya. Mungkin contohnya seperti Angora alias Maine Coon. Mereka akan klop satu sama lain. Tapi Bengal lainnya lagi aksi karena sama-sama ‘rusuh’.
Kamu juga bisa mengajaknya bermain dengan berinteraksi dengannya. Kalau kamu mau dengan sempat, coba memberi pelajaran dia mudah-mudahan mau diikat. Tujuannya apa? Tujuannya mudah-mudahan awak bisa lancong dengan dia ke taman alias sekitar rumah kamu. Jangan khawatir, Bengal melambangkan alpa satu kucing yang gemar jalan-jalan, lho!
Jadi apakah awak berminat untuk mengambil kucing Bengal? Jika awak sudah tahu informasi tentang dia dengan pernah menyesuaikan, kucing Bengal merupakan alpa satu ikhwan yang baik untuk awak dengan keluargamu!
Demikan detil tentang Kucing Bengal: Jenis, Sejarah dan Cara Merawat • MeowCitizen, semoga pembahasan ini dapat berguna anda terima kasih
Artikel ini diposting pada tag penyakit pada kucing dan obatnya, ras kucing di indonesia, jenis kucing di indonesia, , tanggal 09-09-2019
|https://seputarkucing18.blogspot.com|seputarkucing18}
Kali ini, kita akan membahas jenis kucing yang agak lebih unik dari segi penampakan maupun sifatnya. Kucing yang satu ini memegang penampakan anggara bagai harimau alias cheetah.
Penampilannya yang eksotis dengan unik membuatnya dilirik bagi para pecinta kucing di sarwa alam meskipun faktanya, kucing ini belum begitu rentang waktu populer. Jenis kucing apakah yang dimaksud? Kucing tersebut ialah kucing Bengal.
Apa yang spesial dari kucing Bengal? Apakah awak sesuai dengan kucing ini? Ayo kita bahas!
Kalau awak tertarik dengan jenis kucing hutan leluhur Bengal, awak bisa membacanya disini
Sejarah

Pada awalnya, kucing Bengal belum terdefinisi menurut jelas. Saat itu hanya disebutkan persimpangan celah Kucing Leopard Asia dengan kucing domestik, pada warsa 1889. Hal itu diketahui dari buku Harrison Weir yang berjudul Our Cats and All About Them.
Selanjutnya, diketahui lagi persimpangan yang sama ditemukan di jurnal saintifik Belgia pada warsa 1924, dengan pada warsa 1941, sebentuk publikasi kucing Jepang menyetak artikel yang mengatakan tentang jenis kucing yang mirip dipelihara bagi seseorang.
Our Cats and All About Them
Kamu bisa belajar buku Harrison Weir disini
Pada era awal-awal ini, masih buram dengan belum terlalu dipublikasi secara luas tentang keberadaan kucing ini. Pengembangnya pun diketahui hanya mengembangbiakkannya pada satu engat dua generasi. Jean Mill merupakan alpa satu orang yang mencoba menyilangkan kucing dengan tujuan kucing domestik yang berbulu kucing liar.
Awal Era Modern Kucing Bengal

Jean Mill kembali berarti pada pengembangan kucing Bengal abad modern. Pada 1963, Mill menciptakan jenis kucing hasil persimpangan dari kucing domestik dengan seekor Kucing Leopard Asia anggara dengan berhasil mendokumentasikannya.
Meski begitu, jenis kucing Bengal belum begitu ditanggapi serius engat kaum waktu kedepan. Pada warsa 1970, Mill melanjutkan usaha developer biakannya dengan pada warsa 1975, dia mendapatkan sekumpulan kucing Bengal yang pernah dikembangbiakkan untuk diuji genetik di Universitas Loyola bagi Willard Centerwall. Sejak detik itu, kelompok asing lagi mulai mencoba mengembangbiakkannya.
Bengal akhirnya diakui bagi beragam ala registri. Secara kronologis, Bengal mendapatkan status diakui bagi TICA pada warsa 1991 sebagai championship, GCCF pada warsa 1997, FIFe pada warsa 1999, ACF pada warsa 1999 dengan yang belakang ialah CFA, baru-baru ini pada warsa 2016
Akronim diatas
TICA = The International Cat Association; GCCF = Governing Council of the Cat Fancy; FIFe = The Fédération Internationale Féline; ACF = Australian Cat Federation; CFA = Cat Fancier Association
Pada saat ini, jumlah developer Bengal pernah lebih berlimpah dibandingkan tahun 1992. Jumlah developer Bengal yang tercantum di TICA pada tahun 1992 ialah sekitar 125, dengan pada warsa 2019, yang terdaftar resmi berjumlah 1979. Meskipun jumlah tersebut bisa lebih berlimpah dari pengembang yang tidak sah terdaftar.
Penampilan

Memiliki genetik kucing liar, Bengal memegang bangun badan yang juga menyerupai dabat pemakan liar.
Secara keseluruhan tubuhnya, badan badung memegang badan yang besar dengan otot yang kencang. Pada belahan dalamnya, tulang kucing Bengal juga keras dengan kasar asian membantu keaktifannya. Berat badan Bengal dewasa ialah 4 kilogram dengan bisa mendapatkan 8 kilogram, dengan kucing Bengal jantan nisbi lebih besar ketimbang betinanya.
Tubuh Bengal hadir lebih besar dari kelihatannya. Hal ini disebabkan proporsi ototnya yang besar ditambah bagian-bagian tubuhnya bagai tangan,kaki, dengan ekornya yang berjarak dengan proporsi seimbang dengan langsing. Bentuk kepalanya agak lebar, hidung lebar, dengan mata yang tidak bulat sempurna, membeda-bedakan berbentuk bagai kedelai almond.
Bulunya yang berteriak “Aku Bengal!”
Ciri utama Bengal selain tubuhnya ialah bulunya. Malah, kejadian ini yang membuat dia menarik perhatian orang-orang yang melihatnya pertama kali. Bulunya memegang pola-pola bagai macan tutul maupun cheetah. Hal ini wajar, mengingat dia melambangkan hasil persimpangan dengan kucing Leopard Asia. Ada cermin apa sahaja pada bulu kucing Bengal?
Spotted

Pola corak tutul ini melambangkan cermin kucing Bengal yang paling dikenal dengan warna yang paling eminen ialah coklat. Meski terlihat mirip-mirip, namun warna figur tutul pada Bengal bisa bermacam-macam loh, bagai merah, coklat, hitam, abu-abu, rosetted (seperti bunga mawar) alias berawan (gradasi). Pola ini memegang berlimpah kemiripan dengan Leopard, pemakan di alam liar.
Marble

Marble merupakan jenis cermin dengan figur yang lebih besar. Berbeda dengan corak tutul sebelumnya, marble lebih memegang warna gelap yang menyeluruh dengan dominan di sarwa tubuhnya, dengan susunan yang minimal alias tidak ada pada belahan hitamnya. Pola marble pada Bengal sering diasosiasikan dengan cermin Tabby pada kucing lain.
Ragam Warna Kucing Bengal

Selain dari polanya, Bengal lagi memegang ragam warna berbeda sehingga mereka tidak hadir identik satu sama lainnya. TICA mengakui beberapa ragam warna Bengal bagai coklat, lynx point (warna pucat dengan susunan hitam di ujungnya), mink, sepia, dengan perak. Pola tubuhnya lagi diakui bagai lebih dahulu adalah Spotted dengan Marble.
Cashmere Bengal

Bengal biasanya memegang bulu yang nisbi cepak dengan tipis. Namun, ada jenis varian Bengal yang berbulu panjang. Hal ini disebabkan ada genetik resesif dari persimpangan kucing Bengal dengan kucing domestik lainnya di masa lalu. Jika kucing jantan dengan betina dari Bengal kawin, membayangkan bisa menciptakan anakan yang berbulu panjang, apabila salah satu badung memegang genetik resisf berbulu panjang.
Jenis Bengal berbulu berjarak belum diakui bagi beragam registri kucing. Tapi pada warsa 2013 membayangkan memegang status Preliminary New Breed oleh registri New Zealand Cat Fancy (NZCF) dengan nama jenis Cashmere Bengal.
Kucing Bengal tergolong kucing yang Hypoallergenic, yang berarti lebih sedikit menciptakan zat alergen. Hal ini membuatnya sesuai untuk orang yang alergi terhadap kucing alias bulunya.
Sifat Kucing Bengal

Kamu mungkin bisa menebak tingkah krida kucing Bengal melalui sejarah keturunannya dengan penampilannya. Ya, kucing Bengal melambangkan kucing yang amat berperan karena induk keturunannya yang melambangkan kucing liar, tepatnya kucing Leopard Asia.
Lain halnya dengan kucing domestik lainnya, kucing Bengal amat enerjik dengan tidak bisa diam. Mereka selalu mencari-cari aksi yang bisa menarik perhatian mereka.
Salah satu tingkah lakunya ialah berlarian dengan cepat kesana-kemari, daki objek-objek yang membayangkan anggap bisa dipanjat, serta melompat-lompat. Oh, krusial diperhatikan, Bengal dapat berkinja-kinja dengan amat tinggi karena postur tubuhnya.
Saking lincahnya Bengal, dia dapat berkinja-kinja sejajar 3 kali berjarak tubuhnya dengan mudah dari posisi diam!
Lucunya, Bengal lagi bukan kucing yang penakut. Dia akan senang mengejar-ngejar bahan maupun dabat aneh manapun, selama mereka tertarik. Bengal lagi tidak bimbang terhadap air, malah membayangkan cuek saja layaknya tidak berada ditempat basah.
Si Liar yang Cerdas

Kucing Bengal melambangkan alpa satu kucing yang paling cerdas diantara jenis kucing lainnya, teperlus Angora dengan Maine Coon. Mereka sangat penasaran dengan sekitarnya, tidak serau membayangkan sering mengikuti hal yang menarik perhatian membayangkan dengan kadang membawa objek-objek yang mereka anggap menarik dengan mulutnya.
Kecerdasannya ini membuat Bengal bisa dilatih untuk beragam ala hal. Tidak sekadar menggunakan toilet, Bengal lagi bisa dilatih untuk beragam trik kucing, maupun dilatih mudah-mudahan dia mau diajak lancong dengan badan diikat layaknya mengajak lancong anjing.

Meskipun kedengarannya anggara dengan ‘rusuh’, kucing Bengal melambangkan kucing yang sangat penyayang dengan jinak terhadap pemiliknya. Mereka tidak takut terhadap orang baru dengan mau diajak bermain. Bengal lagi punya kebiasaan mengikuti pemiliknya dengan membuat onar didepan pemiliknya karena membayangkan ingin diperhatikan.
Kesehatan dan Isu Genetik

Kucing Bengal umumnya tergolong kucing yang sehat, dengan ekspektasi umur Bengal yang tidak berbeda jauh dengan kucing domestik lainnya yaitu kurang lebih berkisar dari 14 engat 16 tahun.
Meskipun Bengal tergolong sehat, terlebih dengan gaya hidupnya yang sangat aktif engat kemungkinan obesitasnya lebih kecil, Bengal memiliki beberapa akibat genetik. Risiko genetik apa sahaja yang mungkin menyerang sang Bengal?
Hypertrophic Cardiomyopathy (HCM)
HCM merupakan isu yang terdapat di beragam jenis kucing, namun pada Bengal HCM melambangkan alpa satu kekhawatiran utama. HCM merupakan penyakit dimana urat jantung menjadi kasar menurut abnormal. Hal ini membuat jantung kucing lebih alot untuk memompa darah. Untuk mencegah dengan merawat isu ini, sebaiknya dilakukan tes jantung terhadap kucing paling tidak sekitar setahun sekali bagi cardiologist hewan.
Bengal Progressive Retinal Atrophy (PRA-b)
PRA-b merupakan isu genetik dimana isu ini bisa melahirkan retina mata pada Bengal arung kerusakan pada penglihatannya. Sel yang rusak ada sel yang menangkap cahaya di belakang retinanya dengan akan mengurangi kemampuan menglihat sang Bengal dengan akibat hingga mengalami kebutaan.Semua orang yang memelihara Bengal disarankan menjalani tes isu ini, karena tes ini melambangkan tes yang tidak mahal, tidak invasif, dengan mudah dilakukan.
Erythrocyte Pyruvate Kinase Deficiency (PK-deficiency)
PK deficiency melambangkan anemia hemolitik yang diturunkan. Gejala Bengal menderita isu ini ialah kurangnya energi sang kucing, beban badan yang berkurang, warna kulit dengan mata yang memudar, dengan pembesaran perut. Isu ini bisa diketahui lebih awal dengan tes medikal eksklusif pada vet.
Perlu dicatat, isu tersebut BUKAN isu yang PASTI melantas kucing Bengal, sekadar akibat genetik yang paling memungkinkan untuk melantas sang Bengal jika ada.
Cara Merawat Bengal

Dalam merawat Bengal, ada kaum poin yang harus diperhatikan secara khusus untuk jenis kucing yang satu ini. Hal tersebut dikarenakan ciri khasnya yang unik dengan dia tidak begitu luwes karena alasan tertentu. Apa sahaja yang harus diperhatikan?
Nutrisi
Bengal melambangkan kucing yang amat aktif, dengan struktur badan naturalnya yang langsing serta berotot. Hal ini mengharuskan awak untuk memberi bersiar-siar dengan jumlah yang lebih berlimpah untuk membantu kalorinya, serta nutrisi yang baik untuk menjaga ototnya.
Bengal disarankan untuk diberi bersiar-siar incaran yang mengandung kemampuan daging lebih berlimpah dengan protein yang lebih banyak. Kalau bisa seimbangkan incaran kering dengan incaran basah.
Grooming dan Kuku
Kucing Bengal berbulu tipis, namun ajek sahaja memegang bulu. Kamu memang tidak krusial mengurusi bulu dia bagai kucing Persia ataupun Angora, namun awak harus ajek menyisiri tubuhnya paling tidak seminggu sekali karena barangkali sahaja ulahnya yang bandel membuat tubuhnya kotor dengan berdebu.
Alangkah baiknya awak melatas kukunya, namun jangan terlalu pendek, ujungnya saja. Karena dia ketika bermain suka menurut naluri dengan tidak sadar mencakar, dengan tentu sahaja barangkali bisa menyakiti keluarga pemiliknya atau dabat peliharaan lainnya
Bukan Kucing Indoor!
Ini yang membuat awak harus berpikir dua kali untuk mengambil Bengal. Mereka bukan kucing indoor sejati. Mereka memegang tingkah krida yang sangat aktif, dengan jangan kaget jika membayangkan memporak-porandakan rumahmu. Jika space rumah awak terlalu sempit dengan bilik geraknya terbatas, sang Bengal bisa merasa kurang nyaman.
Kamu harus memegang tempat outdoor yang aman untuk sang Bengal mudah-mudahan dia bisa melakukan aktivitasnya bagai berlarian, melompat, memanjat, dan mengikuti intuisi anggara lainnya. Jika lingkungan awak agak mengkhawatirkan, alangkah baiknya awak menyediakan alat tersebut dirumah kamu.

Bengal Butuh Teman dengan Interaksi dari Pemiliknya
Bengal merupakan kucing cerdas yang menyukai hubungan sosial. Kamu sebaiknya memelihara kucing asing sebagai temannya. Mungkin contohnya seperti Angora alias Maine Coon. Mereka akan klop satu sama lain. Tapi Bengal lainnya lagi aksi karena sama-sama ‘rusuh’.
Kamu juga bisa mengajaknya bermain dengan berinteraksi dengannya. Kalau kamu mau dengan sempat, coba memberi pelajaran dia mudah-mudahan mau diikat. Tujuannya apa? Tujuannya mudah-mudahan awak bisa lancong dengan dia ke taman alias sekitar rumah kamu. Jangan khawatir, Bengal melambangkan alpa satu kucing yang gemar jalan-jalan, lho!
Jadi apakah awak berminat untuk mengambil kucing Bengal? Jika awak sudah tahu informasi tentang dia dengan pernah menyesuaikan, kucing Bengal merupakan alpa satu ikhwan yang baik untuk awak dengan keluargamu!
Demikan detil tentang Kucing Bengal: Jenis, Sejarah dan Cara Merawat • MeowCitizen, semoga pembahasan ini dapat berguna anda terima kasih
Artikel ini diposting pada tag penyakit pada kucing dan obatnya, ras kucing di indonesia, jenis kucing di indonesia, , tanggal 09-09-2019


Komentar
Posting Komentar